Jami at-Tirmizi Hadits 2391 - Sifat Kiamat, Penggugah Hati dan Waro'
Jami at-Tirmizi : 2391
Jami at-TirmiziNomor Hadis 2391
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَنَا شَطْرٌ مِنْ شَعِيرٍ فَأَكَلْنَا مِنْهُ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ قُلْتُ لِلْجَارِيَةِ كِيلِيهِ فَكَالَتْهُ فَلَمْ يَلْبَثْ أَنْ فَنِيَ قَالَتْ فَلَوْ كُنَّا تَرَكْنَاهُ لَأَكَلْنَا مِنْهُ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ وَمَعْنَى قَوْلِهَا شَطْرٌ تَعْنِي شَيْئًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Salam wafat dan kami memiliki separuh gandum, kami memakannya kemudian aku berkata kepada budak wanita: takarlah. Ia kemudian menakarnya. Tidak berselang lama makanan habis, wanita itu berkata: Andai kami membiarkannya (maksudnya tidak menakarnya), pastilah kami bisa memakannya lebih dari itu.Berkata Abu Isa: Hadits ini shahih dan makna perkataan 'A`isyah: Separuh, yaitu sesuatu.
