Jami at-Tirmizi Hadits 2430 - Sifat Kiamat, Penggugah Hati dan Waro'
Jami at-Tirmizi : 2430
Jami at-TirmiziNomor Hadis 2430
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُجَالِدٍ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ ح قَالَ و أَخْبَرَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ الْقَاسِمِ الْحَذَّاءُ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ بُرْدِ بْنِ سِنَانٍ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُظْهِرْ الشَّمَاتَةَ لِأَخِيكَ فَيَرْحَمَهُ اللَّهُ وَيَبْتَلِيكَ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَمَكْحُولٌ قَدْ سَمِعَ مِنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَأَبِي هِنْدٍ الدَّارِيِّ وَيُقَالُ إِنَّهُ لَمْ يَسْمَعْ مِنْ أَحَدٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا مِنْ هَؤُلَاءِ الثَّلَاثَةِ وَمَكْحُولٌ شَامِيٌّ يُكْنَى أَبَا عَبْدِ اللَّهِ وَكَانَ عَبْدًا فَأُعْتِقَ وَمَكْحُولٌ الْأَزْدِيُّ بَصْرِيٌّ سَمِعَ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ يَرْوِي عَنْهُ عُمَارَةُ بْنُ زَاذَانَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ تَمِيمِ بْنِ عَطِيَّةَ قَالَ كَثِيرًا مَا كُنْتُ أَسْمَعُ مَكْحُولًا يُسْئِلُ فَيَقُولُ نَدَانَمْ
Watsilah bin Al Asqa' Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Janganlah kamu merasa senang atas bencana yang menimpa saudaramu, karena siapa tahu Allah kemudian hari memberinya rahmat dan sebaliknya mengujimu."Dia berkata: Hadits ini hasan gharib, adapun Mukhul telah mendengar dari Watsilah bin Al Asqa', Anas bin Malik dan Abu Hindi Ad Dari, dan dikatakan juga bahwa dia tidak pernah mendengar dari seorangpun dari sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam kecuali dari mereka tiga orang tadi, Makhul adalah orang Syam kuniyahnya adalah Abu Abdullah dulunya seorang budak kemudian dimerdekakan, sedangkan Makhul Al Azdi yang orang Bashrah, dia telah mendengar dari Abdullah bin Umar dan Umarah bin Zadzan telah meriwayatkan darinya.Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah bercerita kepada kami Isma'il bin Ayyasy dari Tamim bin Athiyyah berkata: Kebanyakan aku mendengar Mukhul ketika ditanya dia menjawab: Nadanam (bahasa persi artinya tidak tahu).
