Sunan Abu Daud Hadits 1 - Adab Buang Hajat
Adab Buang Hajat: Menjauh dari Pandangan Orang Lain
Sunan Abu Daud : 1
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا ذَهَبَ الْمَذْهَبَ أَبْعَدَ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab al Qa'nabi] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz] yakni Ibnu Muhammad dari [Muhammad] yakni Ibnu Amru dari [Abu Salamah] dari [Al Mughirah bin Syu'bah], bahwasanya:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila hendak pergi untuk buang hajat, maka beliau menjauh.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu menjauh dari pandangan orang saat hendak buang hajat.
- Menjaga aurat agar tidak terlihat oleh orang lain adalah adab yang diajarkan Islam.
- Islam sangat memperhatikan rasa malu dan kehormatan seorang muslim.
