Sunan Abu Daud Hadits 1136 - Membaca Al-Qur'an
Keutamaan Membaca Al-Qur'an Secara Pelan Dibandingkan Bersuara Keras
Sunan Abu Daud : 1136
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1136
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجَاهِرُ بِالْقُرْآنِ كَالْجَاهِرِ بِالصَّدَقَةِ وَالْمُسِرُّ بِالْقُرْآنِ كَالْمُسِرِّ بِالصَّدَقَةِ
'Uqbah bin 'Amir Al Juhani Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Orang yang mengeraskan bacaan Al Qur'an bagaikan orang yang menampakkan sedekah, dan orang yang memelankan bacaan Al Qur'an ibarat orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membaca Al-Qur'an dengan suara keras hukumnya boleh dan disamakan seperti amal sedekah terang-terangan.
- Melantunkan ayat suci dengan suara pelan memiliki nilai yang setara dengan bersedekah secara sembunyi-sembunyi.
- Menyembunyikan ibadah dari pandangan manusia sangat dianjurkan untuk menjaga kemurnian niat dan keikhlasan hati.
