Sunan Abu Daud Hadits 1186 - Syarat Memahami Isi Al-Qur'an Saat Membacanya
Larangan Membaca Al-Qur'an Terlalu Cepat Tanpa Pemahaman
Sunan Abu Daud : 1186
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1186
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمِنْهَالِ الضَّرِيرُ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَفْقَهُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِي أَقَلَّ مِنْ ثَلَاثٍ
Abdullah yaitu Ibnu 'Amru Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Tidak akan dapat memahami orang yang membaca Al Qur'an kurang dari tiga hari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menghatamkan Al-Qur'an dalam waktu kurang dari tiga hari akan menghilangkan manfaat utama bacaan yaitu pemahaman makna.
- Membaca perlahan (tartil) adalah kunci utama agar pesan-pesan Al-Qur'an bisa masuk dan meresap ke dalam hati sanubari.
- Agama lebih menilai kualitas perenungan dari sebuah ibadah bacaan dibandingkan sekadar jumlah yang dihabiskan dengan terburu-buru.
