Sunan Abu Daud Hadits 1279 - Larangan Meringankan Hukuman Pencuri Lewat Doa Keburukan
Mendoakan Keburukan untuk Orang yang Mendzalimi Kita
Sunan Abu Daud : 1279
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1279
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سُرِقَتْ مِلْحَفَةٌ لَهَا فَجَعَلَتْ تَدْعُو عَلَى مَنْ سَرَقَهَا فَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُسَبِّخِي عَنْهُ قَالَ أَبُو دَاوُد لَا تُسَبِّخِي أَيْ لَا تُخَفِّفِي عَنْهُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada Kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada Kami [Hafsh bin Ghiyats] dari [Al A'masy] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari ['Atho`] dari [Aisyah] ia berkata:Selimutnya dicuri, kemudian ia mendoakan keburukan atas orang yang mencurinya. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Janganlah engkau memperingan hukuman darinya."Abu Daud berkata: "La tusabbikhiy" maknanya adalah "Jangan lemah lembut darinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Saat kita dirugikan atau dizalimi, lebih baik menahan lisan dari mendoakan keburukan agar hak kita dibalas penuh oleh Allah.
- Mendoakan keburukan bagi pelaku kejahatan bisa berdampak mengurangi hukuman dosa mereka di akhirat nanti.
- Bersabar ketika kehilangan harta atau dizalimi memiliki kedudukan yang lebih baik dan menjaga pahala kita tetap utuh.
