Sunan Abu Daud Hadits 1481 - Tata Cara Ihram Bagi Wanita Nifas
Hukum dan Cara Berihram bagi Wanita yang Sedang Nifas
Sunan Abu Daud : 1481
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1481
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ بِالشَّجَرَةِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ تَغْتَسِلَ فَتُهِلَّ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Asma` binti 'Umais mengalami nifas karena melahirkan Muhammad bin Abu Bakr di bawah pohon. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan Abu Bakr agar Asma` mandi dan bertalbiyah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Wanita yang sedang mengalami nifas tetap diperbolehkan untuk berniat ihram haji.
- Disunnahkan bagi wanita nifas untuk mandi besar terlebih dahulu sebelum mengucapkan kalimat talbiyah.
- Kondisi nifas bukan penghalang mutlak untuk mengikuti rangkaian ihram di miqat.
