Sunan Abu Daud Hadits 151 - Mengatasi Keraguan Saat Shalat
Panduan Nabi Mengatasi Keraguan Buang Angin di Tengah Shalat
Sunan Abu Daud : 151
Sunan Abu DaudNomor Hadis 151
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلَاةِ فَوَجَدَ حَرَكَةً فِي دُبُرِهِ أَحْدَثَ أَوْ لَمْ يُحْدِثْ فَأَشْكَلَ عَلَيْهِ فَلَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Apabila salah seorang di antara kalian sedang shalat, lalu dia merasakan ada sesuatu gerakan pada duburnya, kemudian dia ragu, apakah dia berhadats atau tidak, maka janganlah dia meninggalkan (shalatnya) sehingga dia mendengar bunyi (kentutnya) atau mencium baunya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Gerakan atau rasa aneh di sekitar dubur pada saat seseorang shalat tidak secara otomatis membatalkan status wudhunya.
- Nabi mengajarkan bahwa kepastian wudhu yang batal hanya dinilai berdasarkan dua hal fisik yang jelas: mendengar suara atau mencium baunya.
- Islam tidak menyukai sikap cemas berlebih-lebihan terhadap kotoran dan selalu memberikan panduan yang menenangkan pikiran umatnya.
