Sunan Abu Daud Hadits 2049 - Puasa
Sunan Abu Daud : 2049
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2049
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي حُصَيْنٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ إِذَا مَرِضَ الرَّجُلُ فِي رَمَضَانَ ثُمَّ مَاتَ وَلَمْ يَصُمْ أُطْعِمَ عَنْهُ وَلَمْ يَكُنْ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَإِنْ كَانَ عَلَيْهِ نَذْرٌ قَضَى عَنْهُ وَلِيُّهُ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Apabila seseorang sakit pada Bulan Ramadlan kemudian meninggal dan belum melakukan puasa maka orang miskin diberi makan atas namanya dan ia tidak berkewajiban untuk mengqadla`, dan apabila ia memiliki kewajiban nadzar maka walinya yang mengqadla` untuknya.
