Sunan Abu Daud Hadits 2269 - Kepedulian Pemimpin Terhadap Pasukan yang Lemah
Akhlak Mulia Rasulullah dalam Membantu Pasukan yang Lemah
Sunan Abu Daud : 2269
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2269
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ شَوْكَرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَهُمْ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَخَلَّفُ فِي الْمَسِيرِ فَيُزْجِي الضَّعِيفَ وَيُرْدِفُ وَيَدْعُو لَهُمْ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berjalan di belakang, beliau menuntun orang yang lemah, memboncengkan, serta mendoakan mereka.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang pemimpin hendaknya selalu memperhatikan dan mengutamakan kesejahteraan anggotanya, terutama mereka yang kondisi fisiknya lemah.
- Berjalan di barisan paling belakang saat memimpin sebuah rombongan adalah adab yang baik untuk menjaga keselamatan semua anggota.
- Dianjurkan bagi sesama pelancong untuk saling membantu memberikan tumpangan dan selalu mendoakan keselamatan rekan perjalanannya.
