Sunan Abu Daud Hadits 232 - Sedekah Kafarat Haid
Kewajiban Membayar Sedekah Kafarat Karena Bersetubuh Saat Haid
Sunan Abu Daud : 232
Sunan Abu DaudNomor Hadis 232
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ خُصَيْفٍ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَقَعَ الرَّجُلُ بِأَهْلِهِ وَهِيَ حَائِضٌ فَلْيَتَصَدَّقْ بِنِصْفِ دِينَارٍ قَالَ أَبُو دَاوُد وَكَذَا قَالَ عَلِيُّ بْنُ بُذَيْمَةَ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْسَلًا وَرَوَى الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آمُرُهُ أَنْ يَتَصَدَّقَ بِخُمْسَيْ دِينَارٍ وَهَذَا مُعْضَلٌ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:"Apabila seorang suami menggauli istrinya dalam keadaan haidl, maka dia harus bersedekah setengah dinar."Abu Dawud berkata: Demikian pula dikatakan oleh [Ali bin Budzaimah] dari [Miqsam] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara mursal.Dan diriwayatkan oleh Al Auza'i dari [Yazid bin Abu Malik] dari [Abdul Hamid bin Abdurrahman] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Saya perintahkan dia untuk bersedekah dengan dua perlima dinar." Dan ini adalah hadits mu'dlal.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap pelanggaran batas aturan agama yang dilakukan suami harus ditebus dengan penyesalan dan pembayaran denda materi.
- Salah satu standar sedekah yang diperintahkan langsung oleh Nabi untuk kasus ini adalah senilai setengah dinar.
- Pemberlakuan denda ini bertujuan sebagai efek jera agar pasangan muslim lebih mengendalikan diri dari larangan Allah.
