Sunan Abu Daud Hadits 2334 - Kisah Terbunuhnya Abu Jahal di Badar
Kisah Terbunuhnya Abu Jahl dengan Pedangnya Sendiri
Sunan Abu Daud : 2334
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2334
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِي ابْنَ يُوسُفَ قَالَ قَالَ أَبُو دَاوُد هُوَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ يُوسُفَ بْنِ إِسْحَقَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ السُّبَيْعِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ السُّبَيْعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَرَرْتُ فَإِذَا أَبُو جَهْلٍ صَرِيعٌ قَدْ ضُرِبَتْ رِجْلُهُ فَقُلْتُ يَا عَدُوَّ اللَّهِ يَا أَبَا جَهْلٍ قَدْ أَخْزَى اللَّهُ الْأَخِرَ قَالَ وَلَا أَهَابُهُ عِنْدَ ذَلِكَ فَقَالَ أَبْعَدُ مِنْ رَجُلٍ قَتَلَهُ قَوْمُهُ فَضَرَبْتُهُ بِسَيْفٍ غَيْرِ طَائِلٍ فَلَمْ يُغْنِ شَيْئًا حَتَّى سَقَطَ سَيْفُهُ مِنْ يَدِهِ فَضَرَبْتُهُ بِهِ حَتَّى بَرَدَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al 'Ala`], ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ibrahim bin Yusuf], ia berkata: Abu Daud berkata: ia adalah Ibrahim bin Yusuf bin Ishaq bin Abu Ishaq As Subai'i, dari [ayahnya], dari [Abu Ishaq As Subai'i], ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu 'Ubaidah] dari [ayahnya], ia berkata:Aku lewat, ternyata Abu Jahl telah terkapar dengan kaki yang telah terkena sabetan pedang, kemudian aku katakan: "Wahai musuh Allah, wahai Abu Jahl, akhirnya Allah telah membalasmu." Pada saat itu aku tidak takut kepadanya. Kemudian ia berkata: Sangat mengherankan seseorang yang dibunuh oleh kaumnya. Lalu aku menebasnya dengan pedang yang tumpul, maka hal tersebut tidaklah berarti sedikitpun kecuali pedangnya yang terjatuh dari tangannya. Kemudian aku menebasnya menggunakan pedang tersebut hingga ia mati.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sifat sombong sering kali tetap melekat erat pada diri musuh kebenaran meskipun mereka sudah berada di ambang kematian.
- Kekalahan dan terbunuhnya tokoh kezaliman di medan perang adalah bukti nyata pertolongan dan balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
- Senjata kebanggaan yang digunakan oleh musuh pada akhirnya bisa menjadi alat yang membinasakan diri mereka sendiri atas izin Allah.
