Sunan Abu Daud Hadits 2482 - Sedekah Semasa Hidup vs Wafat
Satu Dirham di Waktu Sehat Lebih Baik dari Seratus Dirham Saat Sekarat
Sunan Abu Daud : 2482
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2482
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ شُرَحْبِيلَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَأَنْ يَتَصَدَّقَ الْمَرْءُ فِي حَيَاتِهِ بِدِرْهَمٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَتَصَدَّقَ بِمِائَةِ دِرْهَمٍ عِنْدَ مَوْتِهِ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata:"Sungguh seseorang bersedekah pada waktu hidupnya dengan satu dirham adalah lebih baik baginya daripada ia bersedekah dengan seratus dirham ketika akan meninggal."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berinfak meskipun hanya dengan nominal kecil di saat masih hidup sehat jauh lebih mulia daripada nominal besar saat sakaratul maut.
- Sedekah yang dilakukan di masa sehat menunjukkan keikhlasan hati yang seutuhnya dan ketundukan kepada perintah Allah.
- Menunda perbuatan baik hingga mendekati ajal mengurangi kualitas amal karena lebih dipengaruhi rasa keputusasaan terhadap dunia.
