Sunan Abu Daud Hadits 2674 - Penjelasan Keringat yang Dhalim
Awas Keringat Dhalim! Hukum Menanam dan Menggali di Lahan Orang Lain
Sunan Abu Daud : 2674
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2674
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي مَالِكٌ قَالَ هِشَامٌ الْعِرْقُ الظَّالِمُ أَنْ يَغْرِسَ الرَّجُلُ فِي أَرْضِ غَيْرِهِ فَيَسْتَحِقَّهَا بِذَلِكَ قَالَ مَالِكٌ وَالْعِرْقُ الظَّالِمُ كُلُّ مَا أُخِذَ وَاحْتُفِرَ وَغُرِسَ بِغَيْرِ حَقٍّ
Hisyam Diriwayatkan dari:
Keringat yang dhalim adalah seorang laki-laki menanam di lahan orang lain kemudian ia menganggap memilikinya karena sebab tersebut.Malik berkata: Dan keringat dhalim adalah setiap apa yang diambil dan digali serta ditanam dengan tanpa hak.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Usaha dan kerja keras tidak akan diakui oleh agama jika dilakukan di atas hak milik orang lain tanpa izin.
- Mengklaim kepemilikan tanah orang lain dengan alasan sudah dirawat adalah tindakan zalim yang berdosa.
- Segala tanaman atau bangunan yang didirikan di atas lahan yang bukan haknya harus dikembalikan atau dibongkar.
