Sunan Abu Daud Hadits 2715 - Bolehkah Bersedih Saat Mendengar Kabar Kematian?
Kesedihan Rasulullah Saat Mendengar Kabar Kematian Sahabat
Sunan Abu Daud : 2715
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2715
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا قُتِلَ زَيْدُ بْنُ حَارِثَةَ وَجَعْفَرٌ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ جَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ يُعْرَفُ فِي وَجْهِهِ الْحُزْنُ وَذَكَرَ الْقِصَّةَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Tatkala Zaid bin Haritsah, Ja'far, dan Abdullah bin Rawahah terbunuh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk di masjid dan terlihat pada diri beliau terdapat perasaan sedih.Dan Muhammad menyebutkan kisah tersebut.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Merasa sedih atas kepergian keluarga atau sahabat adalah sifat bawaan manusia yang sangat wajar.
- Rasulullah juga pernah merasakan duka mendalam saat mendengar kabar sahabat kesayangannya meninggal dunia.
- Menunjukkan ekspresi sedih di wajah saat ada berita musibah bukanlah sebuah dosa.
