Sunan Abu Daud Hadits 2720 - Larangan Keras Meratapi Kematian (Niyahah)
Larangan Keras Melakukan Ratapan (Niyahah) Saat Musibah
Sunan Abu Daud : 2720
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2720
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا عَنْ النِّيَاحَةِ
Ummu 'Athiyyah Diriwayatkan dari:
Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang kami dari meratapi kematian.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam melarang dengan tegas perbuatan niyahah (meratap) ketika ada keluarga yang meninggal dunia.
- Harus dibedakan antara menangis wajar yang dibolehkan dengan ratapan histeris yang dilarang agama.
- Mampu mengendalikan emosi adalah bagian dari kesempurnaan iman saat seseorang sedang menghadapi kematian orang terdekat.
