Sunan Abu Daud Hadits 2730 - Shalat Jenazah Syuhada
Hukum Tidak Menshalatkan Jenazah Syuhada Uhud
Sunan Abu Daud : 2730
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2730
حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا أُسَامَةُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِحَمْزَةَ وَقَدْ مُثِّلَ بِهِ وَلَمْ يُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْ الشُّهَدَاءِ غَيْرِهِ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melewati Hamzah dan ia telah dicincang dan beliau tidak menshalatkan seorang pun dari para syuhada` selainnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jasad orang yang meninggal sebagai syahid di pertempuran tidak perlu dishalatkan.
- Tidak ada pengecualian shalat jenazah meskipun syuhada tersebut mengalami luka yang sangat berat hingga tercincang.
- Rasulullah tidak menshalatkan satu pun syuhada Uhud, termasuk paman beliau sendiri.
