Sunan Abu Daud Hadits 3054 - Muamalah Pailit
Hak Pemilik Barang Jika Pembeli Mengalami Kebangkrutan (Pailit)
Sunan Abu Daud : 3054
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3054
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ الْمَعْنَى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا رَجُلٍ أَفْلَسَ فَأَدْرَكَ الرَّجُلُ مَتَاعَهُ بِعَيْنِهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ مِنْ غَيْرِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Lelaki mana saja yang mengalami kebangkrutan kemudian orang lain mendapatkan barangnya, maka ia lebih berhak terhadapnya daripada selainnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Penjual memiliki hak utama atas barang dagangannya yang belum dibayar lunas oleh pembeli yang bangkrut.
- Hak ini hanya berlaku jika barang yang ditemukan masih persis sama dan utuh wujudnya.
- Aturan ini memberikan perlindungan terhadap kerugian bagi penjual dalam kasus kepailitan.
