Sunan Abu Daud Hadits 3450 - Pandangan Terhadap Anak Zina
Hadits Penjelasan Mengenai Posisi Sosial Anak Hasil Zina
Sunan Abu Daud : 3450
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3450
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَدُ الزِّنَا شَرُّ الثَّلَاثَةِ و قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ لَأَنْ أُمَتِّعَ بِسَوْطٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ وَلَدَ زِنْيَةٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Anak hasil zina adalah orang buruk ketiga."Abu Hurairah berkata: Sungguh aku bersedekah dengan sebuah cemeti di jalan Allah 'azza wa jalla adalah lebih aku sukai daripada membebaskan anak zina.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang anak tidak diizinkan memikul akibat dosa perilaku buruk dari kedua orang tuanya, meskipun ada banyak sekali tekanan hidup di tengah sekelilingnya.
- Para sahabat Nabi memiliki kecermatan tinggi dalam mempertimbangkan cara pengeluaran sedekah hartanya agar tepat pada ibadah berskala besar.
- Mendukung aktivitas pejuang di jalan Allah lewat benda-benda sederhana namun penting (seperti tali cemeti kuda) merupakan amalan yang dilipatgandakan pahalanya.
