Sunan Abu Daud Hadits 349 - Batas Mendapatkan Waktu Shalat
Hukum Mendapatkan Satu Rakaat Shalat Sebelum Waktu Habis
Sunan Abu Daud : 349
Sunan Abu DaudNomor Hadis 349
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ حَدَّثَنِي ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَدْرَكَ مِنْ الْعَصْرِ رَكْعَةً قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ وَمَنْ أَدْرَكَ مِنْ الْفَجْرِ رَكْعَةً قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang mendapatkan satu rakaat dari shalat Ashar sebelum matahari tenggelam maka dia telah mendapatkannya, dan barangsiapa yang mendapatkan satu rakaat dari shalat Fajar sebelum matahari terbit maka dia telah mendapatkannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang dianggap mendapati waktu shalat jika berhasil melakukan minimal satu rakaat penuh sebelum waktu habis.
- Batas akhir waktu shalat Ashar adalah saat matahari tenggelam sepenuhnya secara visual.
- Batas akhir waktu shalat Subuh (Fajar) adalah ketika matahari mulai terbit atau terlihat.
