Sunan Abu Daud Hadits 3890 - Cara Menghukum Pemabuk di Masa Nabi
Menghukum Peminum Khamr dengan Alat Sederhana
Sunan Abu Daud : 3890
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3890
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ الْمِصْرِيُّ ابْنُ أَخِي رِشْدِينَ بْنِ سَعْدٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ أَنَّ ابْنَ شِهَابٍ حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَزْهَرَ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْآنَ وَهُوَ فِي الرِّحَالِ يَلْتَمِسُ رَحْلَ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ فَبَيْنَمَا هُوَ كَذَلِكَ إِذْ أُتِيَ بِرَجُلٍ قَدْ شَرِبَ الْخَمْرَ فَقَالَ لِلنَّاسِ اضْرِبُوهُ فَمِنْهُمْ مَنْ ضَرَبَهُ بِالنِّعَالِ وَمِنْهُمْ مَنْ ضَرَبَهُ بِالْعَصَا وَمِنْهُمْ مَنْ ضَرَبَهُ بِالْمِيتَخَةِ قَالَ ابْنُ وَهْبٍ الْجَرِيدَةُ الرَّطْبَةُ ثُمَّ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُرَابًا مِنْ الْأَرْضِ فَرَمَى بِهِ فِي وَجْهِهِ
'Abdurrahman bin Azhar Diriwayatkan dari:
Saat ini seakan aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang berada di sebuah pemukiman, beliau mencari rumah Khalid Ibnul Walid. Ketika beliau dalam keadaan seperti itu, seorang laki-laki yang telah minum khamr dibawa ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau lalu bersabda kepada orang banyak: "Pukullah ia!" kemudian di antara mereka ada yang memukul dengan sandal, tongkat dan Mitakhah -Ibnu Wahb mengartikan dengan pelepah kurma yang basah-." Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil pasir dan melemparkannya ke wajah laki-laki itu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemberian peringatan fisik tidak selamanya diwajibkan menggunakan lecutan alat cambuk resmi, melainkan bisa diganti menggunakan barang seadanya namun tak mematikan.
- Sasaran tertinggi dari pelaksanaan eksekusi orang yang berbuat dosa minum miras semata-mata adalah penciptaan peringatan sosial agar yang bersangkutan kapok total.
- Respon langsung dari tangan Nabi yang melemparkan debu kepada sosok terhukum membuktikan pengutukan batin terhadap dosa kerusakan yang disebabkan oleh miras.
