Sunan Abu Daud Hadits 3901 - Keutamaan Memaafkan

Usaha Rasulullah Meluluhkan Hati Keluarga Korban Pembunuhan

Sunan Abu DaudNomor Hadis 3901

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ مَيْسَرَةَ الْجُشَمِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَوْفٍ حَدَّثَنَا حَمْزَةُ أَبُو عُمَرَ الْعَائِذِيُّ حَدَّثَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ وَائِلٍ حَدَّثَنِي وَائِلُ بْنُ حُجْرٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جِيءَ بِرَجُلٍ قَاتِلٍ فِي عُنُقِهِ النِّسْعَةُ قَالَ فَدَعَا وَلِيَّ الْمَقْتُولِ فَقَالَ أَتَعْفُو قَالَ لَا قَالَ أَفَتَأْخُذُ الدِّيَةَ قَالَ لَا قَالَ أَفَتَقْتُلُ قَالَ نَعَمْ قَالَ اذْهَبْ بِهِ فَلَمَّا وَلَّى قَالَ أَتَعْفُو قَالَ لَا قَالَ أَفَتَأْخُذُ الدِّيَةَ قَالَ لَا قَالَ أَفَتَقْتُلُ قَالَ نَعَمْ قَالَ اذْهَبْ بِهِ فَلَمَّا كَانَ فِي الرَّابِعَةِ قَالَ أَمَا إِنَّكَ إِنْ عَفَوْتَ عَنْهُ يَبُوءُ بِإِثْمِهِ وَإِثْمِ صَاحِبِهِ قَالَ فَعَفَا عَنْهُ قَالَ فَأَنَا رَأَيْتُهُ يَجُرُّ النِّسْعَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ مَيْسَرَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنِي جَامِعُ بْنُ مَطَرٍ حَدَّثَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ وَائِلٍ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ

Wa'il bin Hujr Diriwayatkan dari:

Aku pernah di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu didatangkan ke hadapan beliau seorang pembunuh yang pada lehernya telah diikat dengan tali. Wail berkata: Beliau lalu mengundang wali korban dan bertanya: "Apa kamu tidak memberi maaf?" Ia menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apa kamu tidak ingin mengambil tebusan?" ia menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apa kamu ingin membunuhnya?" ia menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Kalau begitu bawalah ia pergi."Ketika wali korban itu beranjak pergi, beliau kembali bertanya: "Apa kamu tidak memberi maaf?" ia menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apa kamu tidak ingin mengambil tebusan?" ia menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apa kamu ingin membunuhnya?" ia menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Kalau begitu bawalah ia pergi." Maka pada kali keempatnya beliau bersabda: "Jika engkau memberinya maaf, maka ia akan menanggung dosanya sendiri dan dosa saudaramu." Wail berkata: "Wali korban itu akhirnya memaafkannya." Wail berkata: "Aku melihat pembunuh melepas tali pengikatnya."Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Umar bin Umar bin Maisarah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Jami' bin Mathar] berkata: telah menceritakan kepadaku [Alqamah bin Wail] dengan sanad dan maknanya.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Seorang pemimpin atau hakim disarankan untuk tidak bosan membujuk pihak yang berselisih agar mau memilih jalan damai dan pemaafan.
  • Memaafkan pelaku kejahatan bisa menjadi jalan penghapusan dosa bagi korban di hari kiamat.
  • Keteguhan hati untuk tidak membalas dendam mendatangkan ketenangan duniawi dan keuntungan ukhrawi yang besar.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami