Sunan Abu Daud Hadits 446 - Doa Khusus Saat Adzan Maghrib
Panduan Doa Saat Mendengar Kumandang Adzan Maghrib
Sunan Abu Daud : 446
Sunan Abu DaudNomor Hadis 446
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ إِهَابٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْعَدَنِيُّ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَعْنٍ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ أَبِي كَثِيرٍ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُولَ عِنْدَ أَذَانِ الْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وَإِدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ لِي
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan aku untuk mengucapkan setelah adzan maghrib: "Allahumma inna hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa-ashwaatu du'atika, faghfirli (Ya Allah, ini adalah permulaan malamMu dan akhir siangMu serta suara penyeruMu, maka ampunilah aku)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat doa khusus yang disunnahkan untuk diamalkan ketika adzan waktu maghrib berkumandang.
- Merenungi tanda-tanda kebesaran Allah melalui proses pergantian antara siang dan malam hari.
- Waktu maghrib merupakan saat yang tepat untuk memperbanyak istighfar atau memohon ampunan kepada Allah.
