Sunan Abu Daud Hadits 485 - Berjalan ke Masjid
Jangan Berlari Saat Dengar Iqamah, Berjalanlah dengan Tenang
Sunan Abu Daud : 485
Sunan Abu DaudNomor Hadis 485
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَنْبَسَةُ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَا تَأْتُوهَا تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا تَمْشُونَ وَعَلَيْكُمْ السَّكِينَةُ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا قَالَ أَبُو دَاوُد كَذَا قَالَ الزُّبَيْدِيُّ وَابْنُ أَبِي ذِئْبٍ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ وَمَعْمَرٌ وَشُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا و قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَحْدَهُ فَاقْضُوا و قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَجَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ فَأَتِمُّوا وَابْنُ مَسْعُودٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو قَتَادَةَ وَأَنَسٌ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّهُمْ قَالُوا فَأَتِمُّوا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Apabila shalat telah dibacakan iqamah, maka janganlah kalian mendatanginya dengan berlari, akan tetapi datangilah dalam keadaan berjalan biasa, dan hendaklah kalian tenang. Apa pun yang kalian dapatkan dengan jama'ah maka lakukanlah, dan apa yang tertinggal maka sempurnakanlah."Abu Dawud berkata: Demikian yang dikatakan oleh Az Zubaidi dan [Ibnu Abi Dzi`b] dan [Ibrahim bin Sa'd] dan [Ma'mar] dan [Syu'aib bin Abu Hamzah] dari Az-Zuhri: "Dan apa yang tertinggal maka sempurnakanlah."Dan Ibnu Uyainah menyebutkan dari [Zuhri] sendirian (dengan lafazh): "Maka selesaikanlah."Dan berkata [Muhammad bin Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], dan [Ja'far bin Rabi'ah] dari Al A'raj dari [Abu Hurairah] dengan lafadh: "Maka sempurnakanlah."Dan riwayat Ibnu Mas'ud dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Abu Qatadah dan Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, semuanya menyebutkan dengan lafadh: "Maka sempurnakanlah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Larangan mendatangi shalat jamaah dalam keadaan berlari dan terburu-buru.
- Diwajibkan menjaga ketenangan fisik dan hati (sakinah) saat hendak shalat.
- Cukup sempurnakan sisa rakaat yang kurang di akhir shalat setelah imam selesai.
