Sunan Abu Daud Hadits 484 - Pintu Khusus Masjid
Anjuran Pemisahan Pintu Masjid Bagi Jamaah Wanita
Sunan Abu Daud : 484
Sunan Abu DaudNomor Hadis 484
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ تَرَكْنَا هَذَا الْبَابَ لِلنِّسَاءِ قَالَ نَافِعٌ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ ابْنُ عُمَرَ حَتَّى مَاتَ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ قَالَ قَالَ عُمَرُ وَهَذَا أَصَحُّ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sebaiknya pintu ini kita peruntukkan bagi kaum wanita."Nafi' berkata: Maka Ibnu Umar tidak pernah lagi masuk lewat pintu itu sampai beliau meninggal dunia.Abu Dawud berkata: Diriwayatkan oleh [Isma'il bin Ibrahim] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dia berkata: [Umar] berkata. dan ini lebih shahih.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemisahan akses akses masuk antara laki-laki dan perempuan di masjid sangat dianjurkan.
- Keteladanan kepatuhan mutlak sahabat Ibnu Umar terhadap anjuran Rasulullah.
- Manajemen masjid harus memperhatikan kenyamanan dan menjaga ikhtilat (campur baur).
