Sunan Abu Daud Hadits 595 - Terlarang Mengarah Ke Orang Tidur
Menjauhi Gangguan Fokus Shalat Dari Orang yang Tidur atau Mengobrol
Sunan Abu Daud : 595
Sunan Abu DaudNomor Hadis 595
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَيْمَنَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَقَ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ قَالَ قُلْتُ لَهُ يَعْنِي لِعُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُصَلُّوا خَلْفَ النَّائِمِ وَلَا الْمُتَحَدِّثِ
Muhammad bin Ka'ab Al Quradhi Diriwayatkan dari:
Saya katakan kepada Umar bin Abdul Aziz bahwa [Abdullah bin Abbas] telah menceritakan kepadaku, bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Janganlah kalian shalat di belakang orang yang sedang tidur atau orang yang sedang berhadats."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak elok memaksakan shalat bersanding tatap langsung ke wajah maupun sisa ruang rehat dari orang terlelap.
- Harus pintar mencegah diri agar menjauh dari kumpulan orang bergurau biar bacaan kita utuh khusyuk.
- Kehati-hatian penataan lokasi tempat rukuk bagian dari sarana memperoleh kenikmatan nilai shalat optimal.
