Sunan Abu Daud Hadits 676 - Suara Bacaan Shalat

Kapan Nabi Mengeraskan dan Memelankan Bacaan Shalat?

Sunan Abu DaudNomor Hadis 676

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ وَعُمَارَةَ بْنِ مَيْمُونٍ وَحَبِيبٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ فِي كُلِّ صَلَاةٍ يُقْرَأُ فَمَا أَسْمَعَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْمَعْنَاكُمْ وَمَا أَخْفَى عَلَيْنَا أَخْفَيْنَا عَلَيْكُمْ

Abu Hurairah Diriwayatkan dari:

Di dalam shalat itu ada yang di baca, dan apa yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam perdengarkan kepada kami, maka kami pun akan perdengarkan kepada kalian, dan apa yang beliau samarkan (dalam bacaan) kepada kami, maka kami pun akan menyamarkan kepada kalian.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Ada bagian waktu tertentu di mana suara bacaan shalat di masjid sengaja dikeraskan, dan ada yang dipelankan.
  • Umat Islam wajib meniru sepersis mungkin model keteladanan yang ditunjukkan oleh Nabi tentang volume suara.
  • Seorang imam dilarang keras bereksperimen mengubah tata laksana bacaan keras dan pelan secara sepihak.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami