Sunan Abu Daud Hadits 675 - Pengurangan Pahala Shalat
Mengapa Pahal Shalat Bisa Berkurang Menjadi Sepersepuluh?
Sunan Abu Daud : 675
Sunan Abu DaudNomor Hadis 675
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ بَكْرٍ يَعْنِي ابْنَ مُضَرَ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَنَمَةَ الْمُزَنِيِّ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَنْصَرِفُ وَمَا كُتِبَ لَهُ إِلَّا عُشْرُ صَلَاتِهِ تُسْعُهَا ثُمْنُهَا سُبْعُهَا سُدْسُهَا خُمْسُهَا رُبْعُهَا ثُلُثُهَا نِصْفُهَا
'Ammar bin Yasir Diriwayatkan dari:
Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sesungguhnya ada seseorang yang benar-benar mengerjakan shalat, namun pahala shalat yang tercatat baginya hanyalah sepersepuluh (dari) shalatnya, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, dan seperduanya saja."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nilai pahala di akhirat sangat ditentukan oleh kedalaman fokus serta kekhusyukan batin saat sedang shalat.
- Apabila ruku dan sujud tidak dikerjakan secara perlahan, hal tersebut akan langsung memotong nilai rakaat.
- Setiap muslim dituntut untuk rajin membuang pikiran soal pekerjaan sejak mulai melakukan takbir pertama.
