Sunan Abu Daud Hadits 704 - Adab Membaca Surah pada Shalat Sirriyah
Larangan Mengeraskan Suara dan Mengganggu Imam di Shalat Sirr
Sunan Abu Daud : 704
Sunan Abu DaudNomor Hadis 704
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ الْعَبْدِيُّ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ الْمَعْنَى عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ فَجَاءَ رَجُلٌ فَقَرَأَ خَلْفَهُ سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى فَلَمَّا فَرَغَ قَالَ أَيُّكُمْ قَرَأَ قَالُوا رَجُلٌ قَالَ قَدْ عَرَفْتُ أَنَّ بَعْضَكُمْ خَالَجَنِيهَا قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ الْوَلِيدُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لِقَتَادَةَ أَلَيْسَ قَوْلُ سَعِيدٍ أَنْصِتْ لِلْقُرْآنِ قَالَ ذَاكَ إِذَا جَهَرَ بِهِ قَالَ ابْنُ كَثِيرٍ فِي حَدِيثِهِ قَالَ قُلْتُ لِقَتَادَةَ كَأَنَّهُ كَرِهَهُ قَالَ لَوْ كَرِهَهُ نَهَى عَنْهُ
Imran bin Hushain Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuhur, tiba-tiba seorang laki-laki datang sambil membaca "Sabbihisma rabbikal a'la." di belakang beliau, ketika selesai shalat, beliau bersabda: "Siapakah tadi yang membaca (surat)?" para sahabat menjawab: "Laki-laki ini." beliau bersabda: "Sungguh aku telah mengetahui, bahwa sebagian dari kalian telah mengalahkan bacaanku."Abu Daud berkata: Al Walid berkata dalam haditsnya, Syu'bah berkata: Aku berkata kepada Qatadah: Tidakkah perkataannya Sa'id: "Diamlah (untuk mendengarkan) bacaan Al Qur'an (imam)." Qatadah berkata: "Hal itu jika (imam) mengeraskan bacaannya." Ibnu Katsir berkata dalam haditsnya: dia berkata: kataku kepada Qatadah: "Sepertinya beliau hanya membenci." Qatadah menimpali: "Jika beliau membencinya, berarti beliau melarang yang demikian."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pada shalat sirr seperti Zuhur, bacaan Al-Qur'an harus dibaca secara lirih oleh setiap orang.
- Dilarang mengeraskan suara dari arah belakang karena dapat merusak fokus bacaan imam.
- Teguran dalam pelaksanaan ibadah bermanfaat untuk menjaga ketenangan dan tata cara shalat yang benar.
