Sunan Abu Daud Hadits 776 - Menoleh Saat Shalat Adalah Godaan Setan
Menoleh Dalam Shalat Merupakan Bentuk Perampasan Setan
Sunan Abu Daud : 776
Sunan Abu DaudNomor Hadis 776
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ الْأَشْعَثِ يَعْنِي ابْنَ سُلَيْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْتِفَاتِ الرَّجُلِ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ إِنَّمَا هُوَ اخْتِلَاسٌ يَخْتَلِسُهُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلَاةِ الْعَبْدِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam perihal menolehnya seseorang dalam shalatnya, beliau menjawab: "Itu merupakan suatu bentuk perampasan yang di kerjakan setan terhadap shalat seorang hamba."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Gerakan menoleh tanpa arah saat shalat merupakan bentuk gangguan nyata dari tipu daya setan.
- Setan tidak akan pernah lelah berupaya mencuri pahala dan kekhusyukan shalat seorang hamba.
- Umat Islam sangat dianjurkan untuk memerangi rasa penasaran atau godaan menoleh demi kesempurnaan ibadah.
