Sunan Abu Daud Hadits 790 - Cara Menjawab Salam dengan Isyarat Jari
Hukum Menjawab Salam Menggunakan Isyarat Jari di Dalam Shalat
Sunan Abu Daud : 790
Sunan Abu DaudNomor Hadis 790
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ مَوْهَبٍ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ أَنَّ اللَّيْثَ حَدَّثَهُمْ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ نَابِلٍ صَاحِبِ الْعَبَاءِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ صُهَيْبٍ أَنَّهُ قَالَ مَرَرْتُ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَرَدَّ إِشَارَةً قَالَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا قَالَ إِشَارَةً بِأُصْبُعِهِ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ قُتَيْبَةَ
Shuhaib Diriwayatkan dari:
Aku melewati Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sementara beliau dalam keadaan shalat, lalu aku mengucapkan salam kepadanya, dan beliau menjawabnya dengan isyarat. Nabil berkata: Aku tidak mengetahui kecuali Ibnu Umar berkata: "Isyarat beliau dengan menggunakan jari jemarinya."Lafadh hadits ini dari Qutaibah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memberi salam kepada seseorang yang sedang sibuk shalat hukumnya diperbolehkan.
- Orang yang shalat dilarang membalas salam pakai suara, namun sangat disunnahkan membalas dengan isyarat jari.
- Isyarat ringan dengan tangan saat shalat tidak termasuk dalam kategori gerakan yang membatalkan shalat.
