Sunan Abu Daud Hadits 815 - Cara Shalat Bagi Orang Sakit
Keringanan dan Tata Cara Shalat Ketika Sedang Sakit
Sunan Abu Daud : 815
Sunan Abu DaudNomor Hadis 815
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَنْبَارِيُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ طَهْمَانَ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ كَانَ بِي النَّاصُورُ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ صَلِّ قَائِمًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ
Imran bin Hushain Diriwayatkan dari:
Aku menderita penyakit wasir, lalu aku tanyakan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Shalatlah dengan berdiri, dan apabila kamu tidak mampu, maka dengan duduk, jika tidak mampu, maka dengan berbaring."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memberikan keringanan penuh bagi orang sakit untuk shalat sambil duduk jika memang tidak kuat untuk berdiri tegak.
- Jika duduk pun terasa sangat menyakitkan, penderita diperbolehkan untuk menyelesaikan shalat sambil berbaring.
- Dalam keadaan apa pun, ibadah shalat wajib tidak boleh ditinggalkan dan harus disesuaikan dengan kondisi fisik tubuh.
