Sunan Abu Daud Hadits 816 - Shalat Malam Sambil Duduk
Kebiasaan Transisi Shalat Malam Rasulullah di Masa Tua
Sunan Abu Daud : 816
Sunan Abu DaudNomor Hadis 816
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي شَيْءٍ مِنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ جَالِسًا قَطُّ حَتَّى دَخَلَ فِي السِّنِّ فَكَانَ يَجْلِسُ فِيهَا فَيَقْرَأُ حَتَّى إِذَا بَقِيَ أَرْبَعُونَ أَوْ ثَلَاثُونَ آيَةً قَامَ فَقَرَأَهَا ثُمَّ سَجَدَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku tidak pernah melihat sama sekali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca dalam shalat malam sambil duduk sehingga beliau memasuki usia lanjut, di masa itu, barulah beliau membaca sambil duduk, apabila ayat yang belum di baca tinggal sekitar empat puluh atau tiga puluh ayat, beliau membacanya sambil berdiri kemudian sujud.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan membaca surat yang panjang sambil duduk dalam shalat malam, terutama bagi mereka yang cepat merasa lelah.
- Sunnah bagi yang shalat malam duduk untuk bangkit berdiri guna menyelesaikan sisa ayat terakhir sebelum melakukan gerakan ruku.
- Menggabungkan posisi duduk dan berdiri dalam satu rakaat shalat malam merupakan hal yang pernah dipraktikkan langsung oleh Nabi.
