Sunan Abu Daud Hadits 843 - Larangan Duduk Bersandar Tangan Kiri
Larangan Bersandar pada Tangan Kiri Saat Duduk dalam Shalat
Sunan Abu Daud : 843
Sunan Abu DaudNomor Hadis 843
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَبِي الزَّرْقَاءِ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ وَهَذَا لَفْظُهُ جَمِيعًا عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ رَأَى رَجُلًا يَتَّكِئُ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى وَهُوَ قَاعِدٌ فِي الصَّلَاةِ قَالَ هَارُونُ بْنُ زَيْدٍ سَاقِطًا عَلَى شِقِّهِ الْأَيْسَرِ ثُمَّ اتَّفَقَا فَقَالَ لَهُ لَا تَجْلِسْ هَكَذَا فَإِنَّ هَكَذَا يَجْلِسُ الَّذِينَ يُعَذَّبُونَ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Dia melihat seseorang bersandar dengan tangan kirinya ketika duduk dalam shalat -Harun bin Yazid berkata: "condong kearah kirinya." kemudian keduanya sepakat pada lafadh:- Maka Ibnu Umar berkata kepadanya: "Janganlah kamu duduk seperti itu, karena itu seperti duduknya orang yang di adzab."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan duduk condong dan bersandar menggunakan tangan kiri selama pelaksanaan ibadah shalat.
- Posisi duduk dengan bersandar tangan kiri disamakan dengan keadaan tubuh orang yang sedang diazab.
- Kita dianjurkan saling menegur dan mengingatkan apabila melihat saudara sesama muslim keliru dalam melakukan gerakan shalat.
