Sunan Abu Daud Hadits 986 - Doa Istisqa dan Membalik Posisi Selendang
Doa Meminta Hujan dengan Menghadap Kiblat dan Membalik Selendang
Sunan Abu Daud : 986
Sunan Abu DaudNomor Hadis 986
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَبَّادَ بْنَ تَمِيمٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ الْمَازِنِيَّ يَقُولُ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمُصَلَّى فَاسْتَسْقَى وَحَوَّلَ رِدَاءَهُ حِينَ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ
Abdullah bin Zaid Al Mazini Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju mushalla (tempat shalat), kemudian beliau (berdo'a) memohon di turunkannya hujan, beliau merubah posisi selendangnya sambil menghadap ke Kiblat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah melaksanakan shalat untuk meminta hujan lebih utama di tempat terbuka atau mushalla.
- Memutar dan membalik posisi selendang adalah tuntunan yang selalu dilakukan saat berdoa istisqa.
- Doa memohon hujan dipanjatkan dengan posisi tubuh dan wajah yang lurus menghadap ke arah kiblat.
