Shahih Bukhari Hadits 1076 - Bahaya Telinga Dikencingi Setan
Kesiangan Bangun Shalat Pagi: Telinga Sudah Dikencingi Setan
Shahih Bukhari : 1076
Shahih BukhariNomor Hadis 1076
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ قَالَ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ ذُكِرَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقِيلَ مَا زَالَ نَائِمًا حَتَّى أَصْبَحَ مَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ فَقَالَ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنِهِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Diceritakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang seseorang yang dia terus tertidur sampai pagi hari hingga tidak mengerjakan shalat. Maka Beliau bersabda: "Setan telah mengencingi orang itu pada telinganya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjadi tugas setiap mukmin untuk membuat ikhtiar agar sanggup bangun pagi agar ibadahnya tidak terlewatkan dan dihinakan setan.
- Istilah "dikencingi setan" adalah bahasa kiasan untuk betapa kotor dan hinanya keadaan ruhani orang yang tidak menunaikan kewajiban shalatnya.
- Kita harus berlindung kepada Allah dari tipu daya setan yang mampu membuat pendengaran kita abai terhadap kumandang panggilan salat.
