Shahih Bukhari Hadits 1090 - Istirahat Menunggu Subuh

Sunnah Nabi yang Jarang Diketahui: Berbaring ke Kanan Setelah Shalat Fajar

Shahih BukhariNomor Hadis 1090

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ اضْطَجَعَ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bila selesai mendirikan dua raka'at shalat sunnah Fajar, Beliau berbaring dengan bertumpu pada sisi badannya yang sebelah kanan.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Disunnahkan untuk berbaring sejenak dengan lambung kanan setelah selesai melaksanakan shalat qabliyah Subuh.
  • Beristirahat sejenak adalah hal yang baik untuk memulihkan tenaga demi kekhusyukan shalat wajib berjamaah.
  • Posisi tidur atau berbaring miring ke sebelah kanan adalah posisi yang paling direkomendasikan dalam Islam.
  • Mengikuti setiap detail kebiasaan Nabi sekecil apapun akan mendatangkan pahala sunnah.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami