Shahih Bukhari Hadits 1109 - 10 Rakaat Shalat Rawatib
Panduan Mengamalkan 10 Rakaat Shalat Sunnah Rawatib
Shahih Bukhari : 1109
Shahih BukhariNomor Hadis 1109
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ حَفِظْتُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ رَكَعَاتٍ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِي بَيْتِهِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِي بَيْتِهِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلَاةِ الصُّبْحِ وَكَانَتْ سَاعَةً لَا يُدْخَلُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهَا حَدَّثَتْنِي حَفْصَةُ أَنَّهُ كَانَ إِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ وَطَلَعَ الْفَجْرُ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ
Abdullah bin Umar Diriwayatkan dari:
Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berupa shalat sunnah sepuluh raka'at yaitu: dua raka'at sebelum shalat Dhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sesudah shalat Maghrib di rumah Beliau, dua raka'at sesudah shalat 'Isya' di rumah Beliau dan dua raka'at sebelum shalat Shubuh, dan pada pelaksanaan shalat ini tidak ada waktu senggang buat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Telah menceritakan kepada saya Hafshah Bahwasanya bila mu'adzin sudah mengumandangkan adzan dan fajar sudah terbit, Beliau shalat dua raka'at.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan untuk menjaga rutinitas sepuluh rakaat shalat sunnah rawatib dalam keseharian.
- Lebih utama mengerjakan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib dan Isya di dalam lingkungan rumah.
- Shalat sunnah sebelum Subuh dikerjakan pada waktu yang tepat setelah azan dikumandangkan dan fajar terbit.
