Shahih Bukhari Hadits 1110 - Shalat Qobliyah Dzuhur dan Subuh
Keutamaan Menjaga Shalat Sunnah Sebelum Dzuhur dan Subuh
Shahih Bukhari : 1110
Shahih BukhariNomor Hadis 1110
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَدَعُ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ تَابَعَهُ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ وَعَمْرٌو عَنْ شُعْبَةَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan shalat sunnah empat raka'at sebelum Dhuhur dan dua raka'at sebelum shalat Shubuh.Hadits ini diriwayatkan pula oleh [Ibnu Abu 'Adiy] dan ['Amru] dari [Syu'bah].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat ditekankan untuk mengerjakan shalat sunnah qobliyah empat rakaat sebelum melaksanakan shalat wajib Dzuhur.
- Shalat sunnah dua rakaat sebelum Subuh adalah amalan unggulan yang sangat dijaga dan tidak pernah ditinggalkan Nabi.
- Menjaga rutinitas ibadah sunnah harian merupakan bentuk ketaatan dalam meneladani akhlak Rasulullah.
