Shahih Bukhari Hadits 1234 - Empat Takbir Shalat Jenazah
Hadits Jumlah Takbir Shalat Jenazah dan Shalat Ghaib
Shahih Bukhari : 1234
Shahih BukhariNomor Hadis 1234
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ نَعَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَصْحَابِهِ النَّجَاشِيَّ ثُمَّ تَقَدَّمَ فَصَفُّوا خَلْفَهُ فَكَبَّرَ أَرْبَعًا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengumumkan kematian An Najasyi, kemudian Beliau maju dan membuat barisan shaf di belakang, lalu Beliau takbir empat kali.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemimpin atau tokoh masyarakat diperbolehkan mengumumkan kabar kematian seseorang agar orang lain bisa ikut mendoakan.
- Shalat jenazah, baik yang hadir maupun ghaib, dilakukan dengan empat kali takbir.
- Mengatur dan meluruskan shaf sangat penting sebelum memulai pelaksanaan shalat jenazah.
