Shahih Bukhari Hadits 1249 - Membaca Al-Fatihah dalam Shalat Jenazah
Sunnah Membaca Al-Fatihah Saat Shalat Jenazah
Shahih Bukhari : 1249
Shahih BukhariNomor Hadis 1249
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَعْدٍ عَنْ طَلْحَةَ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ح حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَلَى جَنَازَةٍ فَقَرَأَ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ قَالَ لِيَعْلَمُوا أَنَّهَا سُنَّةٌ
Thalhah Diriwayatkan dari:
Aku shalat dibelakang Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma.Dan diriwayatkan pula oleh [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari Thalhah bin 'Abdullah bin 'Auf berkata:Aku shalat dibelakang Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma pada suatu jenazah, lalu ia membaca surat Al Fatihah, ia berkata: agar orang-orang tahu bahwa itu merupakan sunah".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membaca surat Al-Fatihah dalam shalat jenazah adalah sunnah Rasulullah.
- Pentingnya mengajarkan ilmu agama secara langsung lewat praktik agar mudah dipahami masyarakat.
- Pemimpin agama atau imam berhak mengeraskan bacaan shalat untuk tujuan mendidik makmum di belakangnya.
