Shahih Bukhari Hadits 1281 - Dialog Nabi di Sumur Badar
Ketika Rasulullah Mengajak Berbicara Jenazah Musyrikin di Sumur Badar
Shahih Bukhari : 1281
Shahih BukhariNomor Hadis 1281
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ صَالِحٍ حَدَّثَنِي نَافِعٌ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَخْبَرَهُ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِ الْقَلِيبِ فَقَالَ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا فَقِيلَ لَهُ تَدْعُو أَمْوَاتًا فَقَالَ مَا أَنْتُمْ بِأَسْمَعَ مِنْهُمْ وَلَكِنْ لَا يُجِيبُونَ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendatangi para penghuni sumur (kaum musyrikin) yang terbunuh dalam perang Badar lalu bersabda: "Kalian telah mendapatkan apa yang dijanjikan Rabb kalian adalah benar". Lalu Beliau ditanya: "Anda memanggil mereka (yang sudah mati)?". Maka Beliau menjawab: "Tidaklah kalian lebih bisa mendengar daripada mereka, hanya saja mereka tidak dapat menjawab".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Adanya bukti tak terbantahkan bahwa ancaman Allah terhadap orang-orang yang menentang agama Islam pasti akan datang tepat setelah batas kematian.
- Atas kehendak Allah Ta'ala pada waktu yang khusus, manusia yang sudah masuk ke alam barzakh dapat diperdengarkan percakapan dari dunia nyata.
- Arogansi dan rasa besar kepala semasa hidup manusia sekuat apa pun tidak akan memberikan kebaikan saat maut menjemput.
- Segala kesadaran dari orang mati tidak akan lagi berguna karena mereka terikat kaku dan tidak dapat berbuat apa-apa.
