Shahih Bukhari Hadits 1295 - Hak Prerogatif Allah Atas Keturunan Musyrikin
Rahasia Nasib Anak Keturunan Musyrikin di Mata Allah
Shahih Bukhari : 1295
Shahih BukhariNomor Hadis 1295
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءُ بْنُ يَزِيدَ اللَّيْثِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَرَارِيِّ الْمُشْرِكِينَ فَقَالَ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا عَامِلِينَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang keturunan orang musyrikin (yang meninggal dunia), Beliau bersabda: "Allah subhanahu wa ta'ala ketika menciptakan mereka lebih mengetahui apa yang telah mereka kerjakan".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak ada satu makhluk pun yang lepas dari pengawasan dan pengetahuan ilmu Allah yang maha luas.
- Allah berbuat adil kepada seluruh hamba-Nya, termasuk kepada keturunan orang yang tidak beriman.
- Sikap yang paling benar terkait hal gaib adalah tunduk dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah.
