Shahih Bukhari Hadits 1386 - Kemuliaan Bekerja untuk Berbagi
Menjadi Kuli Pencari Kayu untuk Bertahan Hidup Sekaligus Bersedekah
Shahih Bukhari : 1386
Shahih BukhariNomor Hadis 1386
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ ثُمَّ يَغْدُوَ أَحْسِبُهُ قَالَ إِلَى الْجَبَلِ فَيَحْتَطِبَ فَيَبِيعَ فَيَأْكُلَ وَيَتَصَدَّقَ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ صَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ أَكْبَرُ مِنْ الزُّهْرِيِّ وَهُوَ قَدْ أَدْرَكَ ابْنَ عُمَرَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sungguh seorang dari kalian yang mengambil talinya lalu pergi. Kata Beliau: ke gunung lalu dia mencari kayu bakar kemudian dia menjualnya lalu dia dapat makan dan bershadaqah lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada manusia".Berkata Abu 'Abdullah (Al Bukhariy): Shalih bin Kaisan lebih tua dari pada Az Zuhriy dan dia semasa hidupnya bertemu dengan Ibnu 'Umar.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak ada gelar profesi yang dilarang sepanjang sumber rezekinya diciduk dari aliran keringat ikhtiar terhormat.
- Kuli pekerja dengan pendapatan sempit yang masih menyempatkan bersedekah memanen simpati dan sanjungan maha dahsyat di sisi Allah.
- Mengemis dipandang sangat berdosa atau hina apabila fisik orang tersebut jelas nampak bugar merintis nafkah.
