Shahih Bukhari Hadits 1418 - Mengawali Niat Haji di Dzul Hulaifah
Penjelasan Mengawali Talbiyah Haji dari Miqat Dzul Hulaifah
Shahih Bukhari : 1418
Shahih BukhariNomor Hadis 1418
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْكَبُ رَاحِلَتَهُ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ يُهِلُّ حَتَّى تَسْتَوِيَ بِهِ قَائِمَةً
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menunggang hewan tunggangannya di Dzul Hulaifah kemudian Beliau bertalbiyyah (memulai niat haji) ketika tunggangannya itu berdiri tegak".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Miqat Dzul Hulaifah digunakan sebagai batas tempat untuk berniat haji bagi penduduk Madinah.
- Disunnahkan membaca ucapan talbiyah setelah duduk sempurna di atas kendaraan yang siap berjalan.
- Pentingnya bersikap tenang dan tidak terburu-buru saat mempersiapkan diri memasuki keadaan ihram.
