Shahih Bukhari Hadits 1436 - Niat Umrah dalam Haji
Wahyu Untuk Shalat dan Berniat Haji di Lembah Al Aqiq
Shahih Bukhari : 1436
Shahih BukhariNomor Hadis 1436
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ وَبِشْرُ بْنُ بَكْرٍ التِّنِّيسِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنِي عِكْرِمَةُ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ إِنَّهُ سَمِعَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَادِي الْعَقِيقِ يَقُولُ أَتَانِي اللَّيْلَةَ آتٍ مِنْ رَبِّي فَقَالَ صَلِّ فِي هَذَا الْوَادِي الْمُبَارَكِ وَقُلْ عُمْرَةً فِي حَجَّةٍ
Umar Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata ketika berada di lembah Al 'Aqiq: "Malaikat yang diutus oleh Rabbku datang kepadaku dan berkata: "Shalatlah di lembah yang penuh barakah ini dan katakanlah: "Aku berniat melaksanakan 'umrah dalam 'ibadah haji ini".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kawasan sekitar lembah Al 'Aqiq dipandang memiliki kedudukan mulia serta diberkahi langsung oleh aturan wahyu.
- Seorang peziarah diperbolehkan dengan sah menggabungkan ucapan niat haji bersama niat ibadah umrah sekaligus.
- Setiap tata urutan ibadah yang dikerjakan oleh para Nabi selalu berada di bawah tuntunan bimbingan ilahi.
