Shahih Bukhari Hadits 1566 - Pengistimewaan Golongan Lemah Saat Mabit

Kebijaksanaan Rasulullah Mendahulukan Jamaah Lemah Saat Mabit

Shahih BukhariNomor Hadis 1566

حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَزِيدَ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ أَنَا مِمَّنْ قَدَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْمُزْدَلِفَةِ فِي ضَعَفَةِ أَهْلِهِ

Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:

Aku termasuk orang yang didahulukan berangkat menuju Muzdalifah diantara keluarga Beliau yang lemah".

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Islam mengakui adanya keringanan khusus (dispensasi) untuk kaum lemah agar mempercepat waktu mabit.
  • Keselamatan jiwa jamaah haji jauh lebih diprioritaskan ketimbang mengharuskan mereka menuntaskan mabit sampai pagi.
  • Keluarga atau pendamping (muhrim) diperbolehkan mendampingi golongan lemah untuk berangkat lebih awal.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami