Shahih Bukhari Hadits 1667 - Larangan Mendekati Istri Sebelum Tahallul Sa'i
Batas Larangan Ihram Sebelum Selesai Sa'i Umrah
Shahih Bukhari : 1667
Shahih BukhariNomor Hadis 1667
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَأَلْنَا ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ رَجُلٍ طَافَ بِالْبَيْتِ فِي عُمْرَةٍ وَلَمْ يَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ أَيَأْتِي امْرَأَتَهُ فَقَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ سَبْعًا وَصَلَّى خَلْفَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ وَطَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ سَبْعًا وَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ قَالَ وَسَأَلْنَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا فَقَالَ لَا يَقْرَبَنَّهَا حَتَّى يَطُوفَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ
'Amru bin Dinar Diriwayatkan dari:
Kami pernah bertanya kepada Ibnu 'Umar radliyallahu 'anhuma tentang seseorang yang melaksanakan thawaf di Ka'bah Baitullah dalam 'ibadah 'umrahnya namun belum melaksanakan sa'iy antara bukit Shafaa dan Marwah, apakah dia boleh mendatangi (berhubungan dengan) isterinya? Dia menjawab: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah datang ke Baitullah untuk haji yang Beliau thawaf di Ka'bah Baitullah tujuh kali putaran kemudian shalat dua raka'at di belakang Maqam (Ibrahim) lalu melaksanakan sa'iy antara bukit Shafaa dan Marwah tujuh kali.(Kemudian dia membaca): {Sungguh bagi kalian ada suri tauladan yang baik pada diri Rasulullah} (Al Ahzab: 21).Dan kami pernah pula bertanya kepada Jabir bin 'Abdullah radliyallahu 'anhu tentang hal ini. Maka dia berkata: "Janganlah orang itu mendekati isterinya hingga dia melaksanakan sa'iy antara bukit Shafaa dan Marwah".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Larangan melakukan hubungan suami istri tetap berlaku dalam masa ihram sampai seluruh urutan rukun, termasuk sa'i, dikerjakan.
- Sekadar menyelesaikan putaran thawaf di Ka'bah belum membebaskan status ihram (tahallul) jamaah jika sa'inya belum selesai.
- Para sahabat Nabi memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam mengawal batas-batas aturan ibadah umrah yang diajarkan Rasulullah.
