Shahih Bukhari Hadits 1673 - Adab Pulang Safar
Adab dan Waktu yang Tepat Pulang dari Bepergian Menurut Hadits
Shahih Bukhari : 1673
Shahih BukhariNomor Hadis 1673
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَطْرُقُ أَهْلَهُ كَانَ لَا يَدْخُلُ إِلَّا غُدْوَةً أَوْ عَشِيَّةً
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah pulang kepada keluarganya secara mendadak di malam hari dan tidak memasuki rumah kecuali pada pagi atau siang hari.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disunnahkan untuk tiba di rumah dari perjalanan safar pada waktu pagi atau siang hari.
- Sebaiknya menghindari pulang menemui keluarga secara mendadak di waktu malam hari.
- Memberikan waktu kepada keluarga di rumah agar mereka siap secara fisik dan batin menyambut kepulangan musafir.
