Shahih Bukhari Hadits 1676 - Adab Memasuki Rumah Sepulang Haji
Asbabun Nuzul Masuk Rumah dari Pintu Depan Sepulang Ibadah Haji
Shahih Bukhari : 1676
Shahih BukhariNomor Hadis 1676
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فِينَا كَانَتْ الْأَنْصَارُ إِذَا حَجُّوا فَجَاءُوا لَمْ يَدْخُلُوا مِنْ قِبَلِ أَبْوَابِ بُيُوتِهِمْ وَلَكِنْ مِنْ ظُهُورِهَا فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَدَخَلَ مِنْ قِبَلِ بَابِهِ فَكَأَنَّهُ عُيِّرَ بِذَلِكَ فَنَزَلَتْ { وَلَيْسَ الْبِرُّ بِأَنْ تَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ ظُهُورِهَا وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اتَّقَى وَأْتُوا الْبُيُوتَ مِنْ أَبْوَابِهَا }
Al Bara' Diriwayatkan dari:
Ayat ini turun kepada kami, yaitu Kaum Anshar jika mereka menunaikan haji lalu kembali pulang, mereka tidak memasuki rumah-rumah mereka dari pintu depannya namun mereka masuk dari belakang. Kemudian datanglah seseorang dari Kaum Anshar yang ia masuk dari pintu depan seakan-akan ia merubah kebiasaan tadi.Maka kemudian turunlah firman Allah {Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya} (Al Baqarah: 189).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tradisi atau kebiasaan masa lalu yang tidak berdasar pada syariat harus ditinggalkan, seperti masuk rumah dari belakang usai haji.
- Standar kebaikan dalam Islam selalu diukur dari tingkat ketakwaan seseorang, bukan dari tradisi buatan manusia.
- Setiap muslim diajarkan adab yang baik untuk selalu masuk dan keluar rumah melalui pintu utamanya.
